Penulis: Matthew Henry. ISBN : 6021603605. Penerbit : Momentum. Jml Halaman : 1224 Halaman. Dimensi : 14.00 x 21.00 cm. Buku terbaru dari seri tafsiran Matthew Henry di tahun 2015, Kitab Kisah Para Rasul. Hingga hari ini, waktu telah membuktikan Tafsiran Matthew Henry sebagai sarana yang sangat menolong untuk memperdalam pengertian danBahwa pertobatannya terjadi di jalan dan bukan kemudian di rumah Yudas (ayat Kis 9:11) jelas dari yang berikut: 1) Paulus menaati perintah Kristus (ayat Kis 9:6; 22:10; 26:15-19 ), menyerahkan dirinya untuk menjadi "pelayan dan saksi" Injil ( Kis 26:16 ) serta utusan Injil kepada orang-orang bukan Yahudi ( Kis 26:17-19 ) dan bertekun dalam Lukas: Injil Kaum Marginal. Dalam naskah Perjanjian Baru, Injil Lukas selalu diberi tempat ketiga, sesudah Injil Markus dan sebelum Injil Yohanes. Dengan demikian kedekatan Lukas dengan kedua injil sinoptik lain terjaga dengan baik, tetapi hubungannya dengan Kisah Para Rasul, jilid kedua karya Lukas, terputus. Kisah Para Rasul 2:41-47 Adi Putra 11,7% faktor perkawinan dengan agama lain, 6,7% faktor Tafsiran Injil Yohanes: Sebuah Tafsiran Teologis (Surabaya: Momentum, 2012),
1 Petrus 3:13–5:14 Ketika penganiayaan menyebabkan para Orang Suci menderita, mereka hendaknya mengingat teladan Yesus Kristus, yang menderita dan kemudian memperoleh permuliaan. Yesus Kristus mengkhotbahkan Injil kepada yang mati agar mereka dapat menerima penghakiman yang adil.
Nas : Rom 11:1. Paulus kini menerangkan bahwa penolakan Allah akan Israel hanya bersifat sebagian dan sementara; Israel akhirnya akan menerima keselamatan Allah di dalam Kristus. Mengenai ulasan bagaimana pasal Rom 11:1-36 cocok dalam argumentasi Paulus dari pasal Rom 9:1-11:36. lihat art.
.