Sehinggaakan menciptakan prakondisi ke arah revisi pasal 9 konstitusi Jepang. Sejak Perang Dunia Kedua berakhir, Jepang memang praktis telah menjadi sekutu Amerika dan negara pasifis. Karena konstitusi Jepang melarang adanya angkatan bersenjata di negaranya, maka Jepang praktis mengandalkan Amerika Serikat untuk pertahanan dan penangkalan – Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia tahun 1942, tentara Jepang sempat membagi Indonesia menjadi tiga wilayah. Pembagian tiga wilayah di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa dan Madura, dan Kalimantan dan Indonesia Timur. Lantas, apa alasan Jepang membagi Indonesia menjadi tiga wilayah?Baca juga Tiga Wilayah Pemerintahan Militer Jepang di Indonesia Untuk mempermudah pengawasan Alasan Jepang membagi Indonesia menjadi tiga wilayah pada masa penjajahan adalah untuk mempermudah pengawasan dan agar penduduk Indonesia ikut terlibat dalam kegiatan militer. Pada 1942, Jepang mulai menduduki Indonesia dengan tujuan menguasai sumber daya alam, terutama minyak bumi guna memenuhi kebutuhan perang Jepang dalam Perang Pasifik. Di awal masa pendudukannya, tentara Jepang diterima dengan baik oleh bangsa Indonesia, karena mereka pandai menarik simpati rakyat pribumi melalui propaganda-propaganda yang dicanangkan. Adapun beberapa tindakan yang dilakukan Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia di antaranya, Jepang menyatakan diri sebagai saudara tua ingin membebaskan Indonesia dari jeratan penjajah dan mendirikan Gerakan Tiga A. Untuk memudahkan Jepang dalam mengatur pemerintahannya, maka Jepang membagu Indonesia ke dalam tiga wilayah, yaitu Sumatera, Jawa dan Madura, dan Kalimantan dan Kawasan Indonesia Timur. Tujuan Jepang membagi Indonesia ke dalam tiga wilayah adalah untuk pertahanan dan sebagai pendukung. Maksud dari pertahanan adalah bisa melindungi Jepang dari serangan tiba-tiba, karena saat itu Jepang sedang terlibat dalam Perang Pasifik dengan sekutu. Sementara sebagai pendukung adalah untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia, terutama minyak bumi agar bisa memenuhi kebutuhan perang Jepang dalam Perang Pasifik. Selain itu, Jepang juga bertujuan untuk mengontrol sikap para tokoh nasionalis yang tidak kooperatif dengan Jepang, seperti Sutan Sjahrir. Baca juga Tujuan Jepang Membentuk Tiga A Sumatera Wilayah pertama adalah Sumatera, yang dipimpin oleh Angkatan Darat Tentara ke-25 atau Tomi Shudan, yaitu Yamashita dengan pusat kekuasaan di memilih untuk menduduki Sumatera karena di sana terkenal dengan kekayaan sumber daya alam yang besar. Pemerintah Jepang mengutus angkatan darat untuk mengawasi wilayah Sumatera, karena satu pulau menyatu dalam daratan sehingga akan jauh lebih ringan jika dipantau oleh Angkatan Darat. Baca juga 3 Pembagian Wilayah Laut Indonesia Jawa-Madura Selanjutnya wilayah Jawa dan Madura yang dipimpin oleh Jenderal ke-16 atau Gunseikan, Imamura. Pusat kekuasaan wilayah Jawa-Madura terletak di Jakarta. Wilayah ini tidak hanya diawasi oleh Angkatan Darat, tetapi juga dibantu oleh Angkatan Laut Dai ni Nankenkantai. Baca juga Kedatangan Jepang ke Indonesia Kalimantan dan Kawasan Indonesia Timur Wilayah terakhir ada di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Wilayah ini diawasi langsung oleh pemerintahan militer Angkatan Laut yang dipimpin Laksamana atau Kaigun Okazai, dengan pusat kekuasaan di Makassar. Dua wilayah sebelumnya dijaga oleh Angkatan Darat, sementara wilayah ketiga diawasi oleh Angkatan Laut, karena mayoritas daerahnya dipisahkan oleh lautan. Untuk mendukung berdirinya suatu pemerintahan militer, Jepang membuat sebuah pemerintahan sipil di tahun 1942. Supaya semakin memperkuat sistem pemerintah, dikeluarkanlah Undang-Undang No. 27 tentang Aturan Pemerintah Daerah dan UU No. 28 tentang pemerintahan shu keresidanan serta tokubetsushi kota istimewa. Referensi Anshori, M. Junaedi Al. 2011. Masa Prasejarah Sampai Masa Proklamasi Kemerdekaan Sejarah Nasional Indonesia. Yogyakarta PT. Mitra Aksara Panaitan Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Darikedelapan hal itu, provokasi yang memegang peran kunci adalah Langkah 2 dan 7, karena akan memutus pasokan vital ke Jepang dan memaksa diet untuk mengambil langkah-langkah militer. Begitu dilaksanakan dalam musim gugur 1940 dan awal 1941, para pemimpin Jepang kalang kabut mengusahakan segala upaya untuk mengubah sikap Belanda. Jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan Jepang untuk? Membentuk negara Asia Timur Raya Menjadikan Jepang sebagai negara raksasa ekonomi Berusaha menjadi negara yang dijuluki “Macan Ekonomi Asia” Membebaskan bangsa-bangsa Asia dari penjajahan bangsa barat Melaksanakan pembangunan bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik Jawaban yang benar adalah A. Membentuk negara Asia Timur Raya. Dilansir dari Ensiklopedia, jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan jepang untuk Membentuk negara Asia Timur Raya. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Membentuk negara Asia Timur Raya adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban B. Menjadikan Jepang sebagai negara raksasa ekonomi adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban C. Berusaha menjadi negara yang dijuluki “Macan Ekonomi Asia” adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban D. Membebaskan bangsa-bangsa Asia dari penjajahan bangsa barat adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban E. Melaksanakan pembangunan bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. Membentuk negara Asia Timur Raya.
Pihakpihak yang Terlibat dalam Perang Dunia II · Munculnya gerakan-gerakan sosial untuk membantu memulihkan kesejahteraan rakyat. 4. Akibat di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Dalam bidang pertahanan dan keamanan muncul beberapa bentuk kerja sama antarnegara berupa: Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh paksaan Jepang untuk melakukan
jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan jepang untuk jawaban Halo Evamardiana Perang Dunia II yang berlangsung pada 1939 hingga 1945 terjadi di tiga titik yakni Eropa, Afrika Utara, dan Asia Pasifik. Di kawasan Asia Pasifik, perang dimulai ketika Jepang menyerang Pearl Harbour, pangakalan militer Amerika Serikat di Hawai. Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat, karena Amerika datang ke Jepang memaksa Jepang membuka pelabuhannya. Jepang membawa ideologi fasisme. Fasisme biasanya dicirikan dengan nasionalisme yang berlebihan ultranasionalisme, mengutamakan kekuatan militer, dan otoriter. Dengan demikian, Jepang terlibat dalam Perang Pasifik, karena adanya gerakan Jepang untuk membentuk Negara Asia Timur Raya untuk menandingi kekuatan Barat. Semoga membantu ya 🙂
Dilansirdari Ensiklopedia, jepang terlibat dalam perang pasifik, karena adanya gerakan jepang untuk membentuk Negara Asia Timur Raya. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. membebaskan bangsa-bangsa Asia dari penjajahan bangsa barat adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak
- Perang Pasifik atau Perang Asia Timur Raya adalah perang yang diawali dengan serangan Jepang ke pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii, pada 8 Desember 1941. Pada saat itu, Jepang berhasil menghancurkan basis-basis militer Amerika Serikat, salah satunya di Filipina. Setelah itu, Jepang melebarkan sayapnya hingga ke Indonesia pada 1942, dan berhasil merebutnya dari apa sebenarnya tujuan utama Jepang mengobarkan Perang Pasifik? Baca juga Hakko Ichiu, Semboyan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya Ingin berkuasa atas negara-negara Asia Tujuan utama Jepang mengobarkan Perang Pasifik adalah untuk berkuasa atas negara-negara di Asia, menggantikan kedudukan bangsa menguasai Asia, maka Jepang mendapat cadangan logistik dan menguasai daerah penghasil bahan mentah bagi industri perang, termasuk minyak bumi. Sebelum menjadi negara maju seperti sekarang, pada abad ke-18, Jepang masih tergolong negara yang terbelakang karena menerapkan kebijakan isolasi. Awalnya, Jepang juga hanya bisa meniru apa yang dilakukan negara tetangganya, China. Pada abad ke-19, Amerika Serikat datang untuk membujuk Jepang agar kebijakan isolasi segera dihilangkan. Amerika Serikat ingin Jepang membuka pelabuhannya demi kepentingan mereka. Peristiwa ini membuat Jepang menyadari ketertinggalannya dalam berbagai bidang dari negara-negara Barat.
\n \n \n \n jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan jepang untuk
PeristiwaRengasdengklok dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31") terhadap Soekarno dan Hatta.Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia
- Di Perang Dunia II, Jepang terlibat dalam perang di Asia Pasifik. Perang itu kerap disebut sebagai Perang Asia Timur Raya Jepang semakin terpojok di Pasifik. Lima tahun memasuki Perang Dunia II, Jepang kalah di Mariana dan Filipina. Sekutu pun berhasil mengambil alih Pulau Iwo Jima dan Okinawa. Dengan takluknya Jerman pada pertengahan tahun 1945, Uni Soviet diam-diam memindahkan pasukannya dari Eropa ke Timur Jauh, mengepung Jepang yang sudah kehabisan 1945Pangeran Fumimaro Konoe mengirim momrandum kepada Kaisar Hirohita yang berisi analisa bahwa keluarga kerajaan berada dalam bahaya besar, bukan akibat kekalahan, namun, karena revolusi dalam negeri Jepang. Saat itu, sang Kaisar masih berpedoman pada "tennozan", yaitu memberikan satu perlawanan pamungkas bagi Sekutu juga menyodorkan perjanjian bahwa Jepang harus menyerang, dan bersedia agar persenjataan dan pasukan militernya dilucuti. Sekutu juga ingin agar para penjahat perang diadili dan Kaisar disingkirkan dari tahta. 16 Juli 1945Pukul pagi, Amerika Serikat berhasil melakukan ujicoba bom nuklir pertamanya, "Trinity". Ujicoba berlokasi di padang gurun Jomada del Muerto di barat daya kota Socorro, New Mexico. Ujicoba ini adalah bagian dari Manhattan Project yang dimulai pada tahun 1939 dan bertujuan mendahului Jerman dalam menciptakan persenjataan Juli 1945Amerika Serikat, bersama Kerajaan Inggris dan China, meminta penyerahan diri tanpa syarat dari satuan militer Jepang lewat Deklarasi Postdam. Jika tidak, Jepang akan menderita "penghancuran dalam waktu dekat dan bersifat menyeluruh."Akhir Juli 1945Angkatan Laut Imperial Jepang IJN sudah lumpuh dan invasi dari Sekutu tinggal menunggu Agustus 1945Pada pukul pagi waktu setempat, pesawat bomber Boeing B-29 Amerika Serikat meledakkan bom atom di atas kota Hiroshima. Enam belas jam kemudian, Presiden AS Harry S. Truman meminta penyerahan diri Jepang. Presiden Truman memperingatkan akan adanya "langit yang runtuh, sesuatu yang tak pernah ada di muka bumi."9 Agustus 1945Sehari sebelumnya, Uni Soviet mendeklarasikan perang terhadap Jepang, meski hal ini melanggar Pakta Netralitas Soviet-Jepang. Kemudian, Uni Soviet menyerbu negara boneka pukul Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua di kota Truman kembali memberikan pernyataan yang menggarisbawahi kesungguhan Sekutu untuk menghancurkan kemampuan perang Jepang"Kami akan terus menggunakan [bom atom] sampai kami benar-benar menghancurkan kemampuan perang Jepang. Hanya penyerahan diri Jepang yang bisa menghentikan kami."Setelah peristiwa ini, Raja Hirohito meminta Konsil Agung Perang Jepang agar mau menerima persyaratan dari Sekutu yang diberikan dalam Deklarasi Postdam, sehingga perang bisa Agustus 1945Jepang menyerah dari Perang Dunia II, seperti disampaikan Kaisar Hirohito melalui kanal Gyokuon-hoso, pada tanggal 15 Agustus 1945. Pernyataan ini diakui secara formal pada tanggal 2 September 1945, mengakhiri seluruh pertikaian berdarah selama Perang Dunia Agustus 1945Pengambil alihan Jepang yang dipimpin oleh Jenderal Douglas MacArthur, Komandan Utama Sekutu, September 1945Upacara penyerahan diri dilaksanakan di atas kapal USS Missouri milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Pejabat pemerintah Jepang menandatangani Instrumen Penyerahan diri, dan secara formal menghentikan seluruh tentara dan personal satuan militer Jepang yang ada di Asia dan Pasifik sempat menolak menyerahkan diri selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, bahkan ada yang kukuh hingga dekade April 1952Perjanjian San Francisco secara formal mengakhiri perselisihan Sekutu dengan Jepang. Empat tahun kemudian, Jepang dan Uni Soviet menandatangani Deklarasi Bersama Soviet-Jepang tahun 1956 yang isinya mengakui berakhirnya perang antara kedua negara.
d Dalam bidang organisasi internasional Karena manusia semakin menyadari kekejaman akibat perang, maka semakin menginginkan perdamaian. Untuk itu didirikan PBB (United Nations Organization) pada tahun 1945. Selain itu lahir pula gerakan non blok pada tahun 1961. Kembali ke Pengaruh Perang Dunia & Pendudukan Jepang di Indonesia (Bagian 4) atau
CBComal B02 Oktober 2021 0758Pertanyaan91RPHallo, terimaksih sudah bertanya. Saya akan membantu untuk menjawab! Jepang terlibat dalam perang Pasifik karena adanya gerakan Jepang untuk menguasai dan mengeksploitasi sumber daya alam wilayah lain di Asia demi kepentingan dan kemakmuran negaranya, yang semua itu berujung pada penjajahan. Mau jawaban yang terverifikasi?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!

Namuntentunya ada beberapa yang enggan untuk bergabung pada blok tertentu dan memutuskan untuk menjadi pihak yang netral, seperti negara kita ini. Perang dunia 2 ini mempertemukan banyak sekali kekuatan besar, mulai dari Jerman, Kekaisaran Jepang, Italia yang bertentangan dengan para anggota Big Four, yaitu AS, Tiongkok, Inggris, dan juga Uni

Jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan Jepang untuk? Membentuk negara Asia Timur Raya Menjadikan Jepang sebagai negara raksasa ekonomi Berusaha menjadi negara yang dijuluki “Macan Ekonomi Asia” Membebaskan bangsa-bangsa Asia dari penjajahan bangsa barat Melaksanakan pembangunan bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik Jawaban yang benar adalah A. Membentuk negara Asia Timur Raya. Dilansir dari Ensiklopedia, jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan jepang untuk Membentuk negara Asia Timur Raya. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Membentuk negara Asia Timur Raya adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban B. Menjadikan Jepang sebagai negara raksasa ekonomi adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban C. Berusaha menjadi negara yang dijuluki “Macan Ekonomi Asia” adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban D. Membebaskan bangsa-bangsa Asia dari penjajahan bangsa barat adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban E. Melaksanakan pembangunan bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. Membentuk negara Asia Timur Raya. Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah. Sejakitu, perang berdarah yang melibatkan lebih dari 30 negara berlangsung. Enam tahun kemudian, pada tahun 1945 Sekutu mengalahkan Nazi Jerman dan Jepang. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab Perang Dunia II yang diperkirakan telah menelan hingga 60 juta orang ini, silakan simak informasi yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini. Perang Pasifik 1941-1945 yang dilancarkan oleh Jepang adalah salah satu babakan Perang Dunia ke 2 yang paling menarik. Perang itu menunjukan sebuah pertempuran demi pertempuran lauy yang barangkali terbesar sepanjang sejarah manusia. Unsur perang maritim peperangan ini begitu terasa. Di sinilah taktik perang darat-laut modern dikembangkan. Di sini pulalah, sebuah alat pertempuran yang beberapa tahun sebelumnya diterima secara pesimistis akhirnya membuktikan kekuatannya. Alat itu adalah kapal induk. Sebuah kapal yang tidak hanya mengangkut pesawat ke dalam sebuah pertempuran laut, namun juga menjadi sebuah sentral pertempuran di kemudian hari. Peta Kekaisaran Jepang 1942-1945 Sumber Dalam benak setiap manusia, barangkali telah terpatri bahwa Jepang yang menyulut perang pertama kali di Pasifik mempunyai rencana menguasai seluruh Asia Tenggara, Oseania, Australia dan bahkan pantai barat Amerika Serikat. Namun, apakah benar pertempuran yang menewaskan jutaan manusia ini mempunyai tujuan yang begitu besar dan gemilang? Jepang adalah negara satu-satunya di Asia yang berkembang secara cepat baik di bidang teknologi, produksi maupun militer. Dengan Restorasi Meiji 1866-1869, negara ortodox itu dapat membuka diri menerima pengaruh dari luar yang berujung pada keselamatan negaranya. Seperti halnya China, Negara Matahari Terbit yang mempunyai penduduk jutaan manusia di kala itu dianggap mempunyai potensi pasar yang baik untuk negara-negara barat. Belanda, Portugis, dan Amerika Serikat berlomba-lomba untuk menanamkan pengaruhnya di negara kepulauan itu. Jika ini terus berlanjut, maka nasibnya akan sama saja dengan India, Asia Tenggara dan China. Menjadi koloni bagi bangsa-bangsa asing. Doktrin Jepang di kala itu hanya satu, menjajah atau dijajah. Maka perluasan wilayahpun terjadi. Pada tahun 1905 Japan menganeksasi Korea menyusul Manchuria pada tahun 1931. Bersamaan dengan itu industrialisasi Jepang berkembang, sistem feodalisme lama atau yang disebut dengan Shogun dilenyapkan. Angkatan perang negara dibentuk dan angkatan laut dikembangkan dengan teknologi terbaru. Salah satu bukti keberhasilan pembangunan angkatan perang ini adalah kemenangan Jepang atas Russia pada tahun 1905. Kemenangan Jepang atas Rusia ini menghancurkan dominasi kekuatan Rusia di Timur Jauh. Salah Satu Illustrasi Perang Jepang Rusia 1905 Pada 1937, Jepang meluncurkan invasi besar-besaran ke China. Negara yang sedang terpecah belah itu harus rela menyerahkan hampir seluruh pesisir pantainya kepada asing dalam waktu yang begitu singkat. Beijing dan seluruh bagian utara China pun runtuh dalam bulan-bulan awal peperangan. Pertempuran ini disebut dengan Shino-Japanese War yang berlangsung hingga tahun 1945. Akan tetapi pertempuran yang awalnya menjanjikan ini tidak berjalan mulus bagi Jepang. Nasionalis dan Komunis China justru bersatu untuk memerangi Jepang. Mereka mengesampingkan perbedaan mereka untuk sementara waktu. Hasilnya, Shino-Japanese War menjadi sebuah kampanye peperangan yang panjang, melelahkan dan menguras sumber daya alam. Jepang tidak mampu memenuhi kebutuhan sumber daya alam mereka sendiri. Baja misalkan, sebagian diimpor dari Amerika Serikat dan minyak diimpor dari koloni-koloni eropa di Asia Tenggara. Liga Bangsa-Bangsa mengganggap penyerangan Jepang ke China adalah sebuah kejahatan, oleh karena itu Jepang terus-menerus mendapatkan sangsi antara lain dengan pembatasan-pembatasan tertentu pada perdangan bahan mentah. Jepang tidak mempunyai pilihan lain kecuali merebut sumber-sumber bahan mentah di sekitarnya. Beruntung bagi Jepang, Korea dan Manchuria mempunyai cukup bahan tambang seperti batu bara dan besi. Namun untuk minyak, ia terpaksa harus mencarinya ke tempat lain. Sintesisasi batu bara ke minyak belumlah begitu berkembang di masa itu. Ketika Perang Eropa pecah di tahun 1939, Jepang melihat sebuah peluang untuk ikut ambil bagian dalam konflik itu. Tujuaannya hanya satu, kuasai tempat-tempat yang kaya akan hasil bumi. Butuh waktu lama bagi Jepang untuk mempersiapkan invasinya ke Asia. Ia harus mempertimbangkan kemungkinan Amerika Serikat, satu-satunya negara yang mempunyai kekuatan maritim yang kuat di Pasifik menjadi penghalang rencananya. Oleh karena itu Jepang menginginkan sebuah serangan yang mampu untuk menghancurkan seluruh armada Amerika Serikat dalam sekali pukul. Rencana ini persis sama dengan serangan Jepang terhadap Armada Rusia di tahun 1905. Di manakah Jepang akan menyerang? Barangkali sekarang orang dapat menebak dengan pasti, Perl Harbour. Pelabuhan militer di Hawaii ini adalah pusat dari Armada Amerika Serikat di Pasifik. Di sana bersarang 3 kapal induk, dan untuk meladeni ini, Jepang menggerahkan 6 kapal induk terbaiknya. Serangan dilaksanakan pada pagi hari, minggu, 7 Desember 1941. Namun malang sekali bagi Jepang, 3 kapal induk yang seharusnya berada di Pearl Harbor sedang tidak berada di sarangnya. Mereka sedang melakukan patroli rutin di sekitar pasifik. 19 kapal perang Amerika rusak atau tenggelam dan untuk sementara waktu, armada pasifik Amerika lumpuh. Namun sekali lagi ini hanya sementara waktu. Tenggelamnya USS West Virginia Sumber Ada beberapa teori yang mengatakan bahwa Amerika dengan sengaja membiarkan Jepang menyerang pangkalan Armada di Hawaii ini. Tidak ada bukti yang jelas. Namun ada fakta-fakta sampingan memang mengarah pada hal ini. Amerika waktu itu tengah menghadapi krisis berkepanjangan dan satu-satunya cara untuk memulihkan kondisinya adalah ikut dalam peperangan? Bagaimana bisa sebuah peperangan justru memulihkan ekonomi suatu negara? Amerika Serikat adalah negara yang mempunyai sumber daya alam melimpah. Produksi batu-bara, minyak bumi dan baja Amerika surplus, namun akibat krisis, produksi negara itu melempem. Tidak ada permintaan terhadap hasil-hasil utama produksi seperti mobil, pesawat, dan kapal. Jalan agar permintaan itu naik secara drastis adalah ironinya dengan menggunakan peperangan. Perlu diingat, setelah Amerika memutuskan untuk bergabung dengan Perang Dunia ke 2, ekonomi negara itu meningkat drastis. Dan semenjak Perang itu, Amerika tidak pernah mempunyai masa-masa damai. Ia selalu terlibat konflik baik di Korea, Vietnam, Afrika, Yugoslavia, Kuba dan sekarang Timur Tengah. Kembali lagi ke Perang Pasifik, publik Amerika tentu saja marah besar dengan serangan Jepang ke pangkalannya. Amerika yang sampai detik itu merasa tidak perlu terlibat dalam konflik manapun memutuskan untuk berubah haluan. Negara yang tengah berada di jurang kejatuhan itupun bangkit, mengerahkan seluruh tenaganya untuk membalas dendam. Inilah yang oleh Laksamana Ishoroku Yamamoto, salah seorang perencana serangan Pearl Harbour takutkan. Ia bahkan setelah penyerangan Pearl Harbour menyebutkan “Saya takut tindakan kita ini telah membangunkan raksasa tidur!” Yamamoto sendiri adalah lulusan salah satu akademi militer di Amerika. Bagaimana seorang yang takut dengan kekuatan Amerika, tahu betul potensi negara itu sampai berani menantang Amerika dan melawan sang raksasa tidur itu. Jawabannya adalah memang ia tidak berniat melawan raksasa itu. Lain sekali dengan anggapan Amerika yang terlalu berlebihan tentang tujuan perang Jepang. Jepang sama sekali tidak mempunyai niat untuk menyerang Amerika di tanahnya sendiri, bahkan menduduki Pearl Harbour pun tidak. Tujuan Jepang hanyalah kepulauan Pasifik dan Asia Tenggara yang kaya. Ia berharap jika tujuannya telah tercapai, Jepang dapat merundingkan perjanjian damai. Sama seperti perang-perang yang ia alami sebelumnya. Namun peperangan ini berbeda, perang kali ini adalah sebuah perang total yang tidak pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Publik Amerika yang kala itu begitu marah terhadap Jepangpun sampai berbuat terlalu jauh. Mereka menangkapi seluruh warga negara keturunan Jepang di Amerika dan menggurung mereka dalam Kamp. Hal yang kurang lebih sama dengan yang dilakukan Hitler terhadap Yahudi. Setelah Jepang menguasai Pasifik dan Asia Tenggara, dalam sebuah pertempuran Blitzkrieg laut, tak ada satupun negara yang berniat untuk melakukan negosiasi damai. Amerika bahkan memberikan statement “unconditional surrender” bagi Jerman dan Jepang. Hal itu berarti bahwa mau tidak mau, Jepang harus bertempur sampai titik darah penghabisan. Kekuatan Jepang agaknya tidak cukup untuk menangani dua front sekaligus. Di China, kekuatan gabungan komunis dan nasionalis semakin kuat. Anggota-anggota baru direkrut sementara itu peralatan perang terus datang mengalir dari Inggris di India dan Uni Soviet di utara. Jepang sendiri setelah berperang bertahun-tahun akhirnya kehabisan sumberdayanya. Anggota tentara yang baru direkrut semakin lama semakin muda dan semakin sedikit pelatihannya. Kebijakan perang seperti harakiri dan kamikaze ternyata berakibat buruk. Terutama kamikaze, dimana Jepang harus kekurangan tenaga pilot di akhir perang. Pilot tidak seperti tentara angkatan darat yang dapat dengan singkat dilatih dan direkrut. Pada akhir perang bahkan masih terdapat pesawat berbagai jenis di tanah Jepang, mengganggur dan terbengkalai. c Polandia menolak mentah- mentah untuk menyerahkan Kota Danzig. d. Polandia merupakan negara yang berada di bawah perlindungan Sekutu. Jawaban : B. 2. Dalam Perang Dunia II Jepang termasuk dalam kelompok negara a. Fasis. b. Sekutu. c. Komunis. d. Demokrasi. Jawaban : A. 3. Beberapa negara Blok Fasis yang terlibat dalam Perang Dunia II - Perang Dunia II merupakan perang masif yang berlangsung sejak 1939 hingga 1945. Perang ini melibatkan banyak negara di dunia, salah satunya Jepang. Jepang mulai terlibat dalam Perang Dunia II pada 1941, ketika mengebom Pearl Harbour di Hawaii. Meski belum resmi menjadi negara bagian Amerika Serikat, Hawaii kala itu telah menjadi bagian dari identitas mengapa Jepang melibatkan diri dalam Perang Dunia II? Baca juga Tokoh-tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Perang Dunia II Jepang terjun ke Perang Dunia II Setelah Pearl Harbour dibom pada 8 Desember 1941, Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Australia, dan beberapa negara lainnya yang tergabung dalam Blok Sekutu, secara resmi menyatakan perang terhadap itu, Jepang tergabung dalam Blok Poros bersama Jerman dan Italia. Selain Pearl Harbour, Jepang juga menyerang Filipina, Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Thailand. Beberapa minggu kemudian, Jepang masuk ke Indonesia, tepatnya pada 11 Januari 1942 melalui Tarakan, Kalimantan Timur. Selama berkuasa di Indonesia, Jepang melakukan berbagai tindakan penindasan yang membuat rakyat lebih menderita daripada ketika dijajah Belanda. Jepang terus menyiksa rakyat Indonesia dan mengambil keuntungan demi memenangkan Perang Asia Timur Raya. .
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/204
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/142
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/381
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/84
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/133
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/77
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/36
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/56
  • jepang terlibat dalam perang pasifik karena adanya gerakan jepang untuk