3 Joshua Suherman Artis yang berasal dari Surabaya berikutnya Joshua Suherman. Mantan penyanyi cilik ini lahir di Surabaya pada 3 November 1992. Sampai saat ini Joshua masih aktif bermain di deretan film Indonesia. 4. Fay Nabila Fay nabila merupakan artis yang berasal dari Surabaya. Perempuan cantik ini lahir di Surabaya pada 11 Februari 2000.
Biografi dan profil lengkap dengan agama Joshua Suherman, pelantun lagu Diobok-obok yang melamar Clairine Clay. Joshua Suherman mendadak menjadi perbincangan karena menyatakan keseriusannya kepada sang kekasih Clairine Clay, ia resmi melamar Clairine Clay pada Kamis, 4 Maret 2021 Joshua Suherman tentunya sudah tidak asing lagi dimata publik, karena itu berikut rangkumkan biografi dan profil lengkap Joshua SuhermanJoshua Suherman merupakan mantan penyanyi cilik yang lahir fi Surabaya, 3 November 1992. Selain penyanyi, Joshua Suherman dikenal sebagai bintang sinetron, layar lebar, bintang iklan dan Juga Mantan Penyanyi Cilik Joshua Suherman Lamar Kekasihnya Clairine Clay, Bukti KeseriusanIa merupakan anak dari pasangan Jedy Suherman Alm dan Lisa Suherman. Dia mempunyai dua saudara kandung yang bernama Joseph Suherman dan Jocelyn 28 tahun ini dikenal lewat albumnya yang berjudul Cit Cit Cuit pada tahun 1995. Meski demikian, namanya semakin melejit lewat lagu Air atau Diobok-Obok. Selain penyanyi, pria yang akrab disapa Jojo ini juga terkenal dari beberapa sinetron dan layar lebar. Adapun sinetron yang pernah dibintanginya seperti Abad 21 1996, Air Mata Ibu 1998, Natal Putih 1998.Baca Juga Usai Ramai di Twitter, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Tak Larangan Bermain Skateboard di TrotoarKemudian film layar lebar yang pernah dibintanginya adalh Joshua oh Joshua 2001. Joshua juga menjadi bintang dalam berbagai iklan dan presenter. Pada tahun 2006, Joshua bergabung dengan grup musik Saqadaex. Dalam grup musik ini, ia bersama dua mantan artis cilik lainnya yaitu Geofanny dan Natasha Chairani. Selain itu, kekasih Clairine Clay ini juga membentuk grup band bernama Join Side. Bahkan grup ini sukses mengeluarkan lagu O Box Part 2 dilengkapi dengan genre rock. Profil lengkap Joshua SuhermanNama lengkap Joshua SuhermanNama panggilan JojoLahir Surabaya, 3 November 1992Umur 28 tahunAgama KristenGenre Pop Pekerjaan Penyanyi, Aktor dan KomikaTahun aktif 1996 - sekarangPacar Clairine ClayOrang tua Jedy Suherman dan Lisa SuhermanInstagram jojosuherman
\n\n \n joshua suherman pindah agama
Iamenceritakan jika puasa yang dijalaninya mengikuti aturan puasa dalam Islam. Dream - Joshua Suherman merupakan penganut ajaran Nasrani. Tapi pada bulan Ramadan, mantan aktris cilik ini mengungkap kalau dirinya ikut menjalani ibadah puasa. PORTAL JEMBER - Simak profil dan biodata Joshua Suherman, penyanyi cilik yang masih eksis di dunia hiburan. Album pertama Joshua Suherman yang diedarkan secara komersil adalah Cit Cit Cuit, saat itu namanya mulai dikenal orang. Karir Joshua mulai melejit setelah ia mengeluarkan album berjudul air atau lebih dikenal dengan nama Diobok-obok pada 1999. Baca Juga 21 Gejala Seseorang Terkena Covid-19, Biasa Diamati secara Langsung Selain bernyanyi, Joshua atau Jojo juga mulai bermain film dan sinetron. Sinetron pertama Joshua Suherman berjudul Air Mata Ibu. Dalam sinetron tersebut Jojo beradu akting dengan artis Raslina Rasidin. Sinetron Anak Ajaib adalah salah satu sinetron yang banyak digemari saat itu. Baca Juga Baca 3 Kali Saat Sujud Terakhir, Inilah Amalan yang Bisa Mengabulkan Hajat Dalam sinetron Anak Ajaib, Joshua menjadi seorng robot yang diciptakan untuk menyerupai anak si pembuatnya.
Profildan Biodata Errina GD Foto Terbaru Lengkap - Berikut ini akan membahas seputar biodata artis indonesia yaitu Biodata Lengkap Errina GD profil lengkap dengan agama yang meliputi kehidupan pribadi karir, pendidikan serta akun twitter dan akun Instagram foto foto yang terbaru dan terlengkap. Tidak ketinggalan juga profil artis indonesia pemain film sinetron, model iklan, penyanyi, aktris

EntertainmentMantan Artis cilik, Joshua Suherman dilaporkan kepolisi karena lawakan Jakarta Joshua Suherman dilaporkan oleh Rahmat Imbran atas lawakannya yang dianggap melecehkan agama islam. Pelapor Joshua Suherman menyarankan agar Joshua lain kali lebih berhati-hati dalam berbicara mengenai agama. Memang, agama tidak pantas dijadikan bahan untuk

Femalesia- Joshua Suherman Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penghinaan Agama

BERITA KBB - Kabar bahagia datang dari Joshua Suherman. Pasalnya, Joshua Suherman akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Oleh sebab kabar pernikahannya dengan Clairine Cristabel, biodata Joshua Suherman menjadi sorotan publik mulai dari umur, agama hingga perjalan karirnya saat ini. Joshua Suherman dalam laman Instagram pribadinya membuat unggahan dengan berfoto bersama sang pacar memohon doa restu kepada semua orang. Baca Juga Profil dan Biodata Singkat 4 Bridesmaid di Acara Lamaran Ria Ricis dan Teuku Ryan “Lo punya 2 sifat buruk tapi punya 3 sifat baik, you still win the game.. Mohon doa restu!” tulis akun jojosuherman yang dilansir BERITA KBB dari laman Instagram pribadinya pada tanggal 25 September 2021. Berikut profil dan biodata dar Joshua Suherman ada umur, agama, hingga perjalanan karirnya. Nama Joshua Suherman Nama panggilan Jojo, Joshua Tempat lahir Surabaya, Jawa Timur Tanggal lahir 3 November 1992

Kebanggaanmereka merasa terusik oleh ucapan Joshua. "Tak boleh ada seorangpun di dunia ini apalagi yang agamanya bukan seperti kami, untuk menyenggol agama kebanggaan kami!" seperti inilah kira-kira isi hati orang-orang itu. Kebodohan, kefanatikan, kalau dicampur menghasilkan radikalisme agama. 12-01-2018 10:53 IntipSeleb – Pada tahun 2018, Joshua Suherman akhirnya menjalin hubungan dengan Clairine Clay setelah putus dengan dua wanita. Tak beralangsung lama, Joshua Suherman pun melamar kekasihnya itu, hingga pada 22 Desember 2022, Joshua Suherman resmi menjadi suami Clairine Clay. Seiman dengan Clairine Clay, berikut profil dan kisah cinta Joshua Suherman hingga akhirnya sah jadi suami. Yuk, langsung intip ulasannya di bawah ini! Biodata umum dan karier Joshua Suherman Foto Dok. Joshua Suherman Joshua Suherman atau disapa Jojo adalah seorang penyanyi cilik, bintang iklan, aktor, sekaligus presenter yang pernah populer. Lagu Jojo yang membuat terngiang hingga saat ini adalah Air atau Dikobok-kobok. Pria yang kelahiran Surabaya, 3 November 1992 ini, mengepakkan sayapnya di industri hiburan hingga usia remaja. Tidak hanya menciptakan berbagai lagu, Jojo juga terjun kedalam film da sinetron. Film Joshua Suherman yang paling pipoler adalah Joshua oh Joshua, Menebus Impian, Tendangan dari Langis, dan 3600 Detik. Sedangkan sinetron yang ia bintangi adalah Magic, Mutiara Hati, Anak Ajaib, Natal Putih, dan Inikah Rasanya.
Profildan Biodata Joshua Suherman: Menikah, Karier, Agama, Umur. ZIGI - Mantan penyanyi cilik Joshua Suherman telah melepas masa lajangnya pada hari ini, Rabu, 22 Desember 2021.Tepat pada perayaan Hari Ibu, Joshua Suherman menikahi Clairine Clay. Nama Joshua Suherman sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial yang lahir di tahun 90-an. Sosoknya populer
Jakarta - Joshua Suherman terseret masalah karena aksi stand up comedy-nya dianggap menistakan agama. Namun, mantan artis cilik itu enggan membahas masalah lawakannya, Joshua Suherman dilaporkan oleh Forum Umat Islam Bersatu FUIB ke Bareskrim Mabes Polri pada 9 Januari 2018. Joshua yang ditantang untuk me-roasting Cherly eks Cherrybelle, mengeluarkan kata-kata yang dianggap melecehkan laporan itu, Joshua Suherman enggan membahasnya lagi. Dengan gaya nyelenehnya sesekali dia 'membelokkan' ucapannya. "Harusnya tanyanya kemarin waktu gue lagi.... Gue pribadi tanggapannya, 22 Februari di bioskop, 'Yowis Ben'. Nggak usahlah dibahas udah basi," ungkap Joshua sambil tersenyum ditemui di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 27/1/2018.[GambasVideo 20detik]Joshua lebih sering menyisipi promo film terbarunya yang digarap oleh Youtuber, Bayu Skak. Dia menuturkan selama proses penggarapan film itu, dirinya mencoba untuk tetap profesional meskipun sedang memiliki masalah."Wah gue nggak tahu ya film ini terganggu atau nggak itu sih produser. Gue sih pemain soalnya udah syuting kan jadi gue terserah Pak Parwez selaku produser mau gimana. Kalau gue pribadi sih udah syuting, sebagai seniman udah melakukan yang terbaik ya udah," tetapi tak dipungkiri oleh mantan kekasih Pamela Bowie itu, keluarganya merasa khawatir. Terlebih masalah yang dihadapi sangat sensitif."Ya khawatir saat itu. Pasti khawatir dan tanya kenapa gitu? Tapi kan setelah dijelasin dan lain-lain ya ngertilah. Temasuk saudara gue yang dari bokap juga," katanya."Ya kalau gua sih anggapa udah clear-clear aja," tandas Joshua Suherman.[GambasVideo 20detik]Membawakan materi komedi membandingkan ketenaran dua mantan Cherrybelle, yakni Anisa Rahma dengan Cherly Yuliana Anggraini, kata-kata Joshua dianggap tidak pantas. Joshua menyebutkan Anisa rahma lebih terkenal dan selalu dibicarakan ketimbang Cherly karena agamanya Islam. "Dan yang gue bingung adalah Cherly ini, walaupun leader, dia gagal memanfaatkan kepemimpinannya untuk mendulang popularitas untuk dirinya sendiri. Terbukti, zaman dulu semua mata laki-laki tertujunya pada Annisa, Annisa, Annisa. Ya kan, semuanya Annisa?" kata Joshua dalam video itu "Padahal, skill nyanyi, ya tipis-tipis, ya kan? Skill nge-dance, tipis-tipis. Cantik relatif, ya kan? Gue mikir, 'Kenapa Annisa selalu unggul dari Cherly?' Ah, sekarang gua ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam! Karena di Indonesia ini ada satu hal yang tidak bisa dikalahkan oleh bakat sebesar apa pun, mayoritas," tutup Joshua mengakhiri aksi stand upnya dalam video yang akhirnya berujung pada laporan penistaan agama. pus/tia
REPUBLIKACO.ID,JAKARTA -- Melalui akun Youtubenya, mentalis yang kini menjadi pembawa acara Deddy Corbuzier melakukan pemungutan suara mengenai tuduhan penodaan agama yang dilakukan oleh Joshua Suherman. Hasilnya, sebanyak 66 persen dari 72 ribu orang mengatakan bahwa Joshua menista agama.'Saya dari dulu tahu bahwa masalah agama adalah hal sensitif.
- Forum Umat Islam Bersatu resmi melaporkan komika Joshua Suherman terkait kasus dugaan penodaan agama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa 9/1/2018. Laporan tersebut dengan laporan polisi nomor LP/30/I/2018 Bareskrim tertanggal 9 Januari 2018. Joshua diduga melakukan tindak pidana penistaan agama melalui Youtube, sebagaimana dimaksud dalam UU ITE Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 Atas Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE atau Pasal 156a KUHP. Ketua Umum FUIB Rahmat Hilman mengatakan alasan melaporkan Joshua, karena tidak ada itikad baik untuk meminta maaf atau menghubungi dirinya terkait materi lawakannya yang dianggap melakukan penodaan agama. "Kemarin Minggu itu, saya membrodcast tentang pelaporan saya. Dengan alasan pada hari Senin akan ada ruang untuk komunikasi ruang bersama Joshua, akan tetapi sampai saat ini Joshua tidak menggunakkan apa yang kita berikan tadi, tidak menghubungi pihak kami untuk minta maaf atau pun untuk ketemu. Makanya kami bertekad melaporkan Joshua," ujar Rahmat. Baca Juga Putri Ane Dituding Penista Agama Gegara Lepas-Pakai Hijab Nggak Berkah Rezekimu! Tak hanya itu, Rahmat mengaku telah mencoba menghubungi Joshua namun tak mendapatkan hasil. "Kita sudah ada upaya komunikasi dengan beliau Joshua tapi sulit untuk dihubungi, jadi kita sulit untuk mendapatkan akses ke Joshua, sehingga melalui kawan media kita sebarkan untuk lakukan konpres hari ini. Laporan tujuannya agar informasi ini bisa sampain ke Joshua langsung, tapi beliau nggak memanfaatkan waktu yang kita berikan, klarifikasi terkait apa yang dia lakukan selama ini," kata dia. Rahmat pun meminta para komika untuk berhati-hati menggunakan materi lawakan menggunakan agama ataupun membawa ayat-ayat di Al Quran seperti yang dilakukan Joshua. Maka dari itu, ia melaporkan Joshua yang menyinggung umat Islam agar tidak ada lagi komika yang melakukan hal serupa. "Apalagi, menyebabkan agama itu dibawa untuk dimainkan seperti ayat-ayat Al Quran. Seperti Joshua yang mengatakan agama Islam itu adalah mayoritas-mayoritas yang beliau singgung di stand up comedy," kata dia. Lebih lanjut, Rahmat berencana menyurati pihak Stand Up Comedy untuk selektif dalam menyajikan acara dan tidak membawa-bawa agama. Ia berharap tidak komika yang melakukan tindakan seperti Joshua. Baca Juga Gara-gara Penistaan Agama, Ahok Blas Tak Dilirik Jadi Capres Cawapres "Kami sampaikan jangan ada lagi Joshua-Joshua yang lain. Makanya kami juga akan mensurati secara resmi kepada pihak stand up agar lebih selektif untuk kegiatan, jangan ada menyinggung ataupun membawa tema tentang agama. Karena ini merupakan lawakan bukan ceramah agama, kalaupun agama, jangan dibawa untuk candaan, karena ini merupakan prinsip akidah kita masing-masing. Agama apapun tidak bagus untuk kita lecehin. Tidak bagus untuk dihina," ucap Rahmat.
2 Si Cantik yang Pindah Agama Mengikuti Suami. Asmirandah, artis Indonesia yang tak kalah cantik ketika menggunakan jilbab. Sudah bukan rahasia bagaimana wajah istri Jonas Rivanno ini ketika diselimuti dengan jilbab-jilbab cantik. Bagaimana tidak, sejak awal kemunculannya Asmirandah sering berperan sebagai wanita berjilbab. Komedi satir yang disampaikan Joshua Suherman saat beraksi menjadi komika di atas panggung, kini menyeretnya ke ranah hukum. Forum Umat Islam Bersatu FUIB melaporkan mantan penyanyi cilik tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri, Selasa 09/01/18 karena dinilai menista agama Islam. "Kami akan melaporkan nama Joshua Suherman karena beberapa minggu lalu menyinggung soal agama," ujar Ketua FUIB Rahmat Himran seperti dikutip dari Antara News. Semua bermula ketika Joshua melontarkan materi lawakan yang menyinggung diskriminasi agama yang terjadi di Indonesia. Ia membandingkan popularitas dua penyanyi band Cherrybelle. "Semuanya Anisa. Padahal skill nyanyi tipis-tipis, skill nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che Cherly, Islam," ujar Joshua dalam rekaman video yang diunggah ke YouTube tersebut. Kicau Persekusi di Sosial Media Tak jauh berbeda ketika kasus penistaan agama disematkan kepada Ahok, video rekaman komika Joshua juga langsung ramai menuai perdebatan di sosial media. Komentar warganet yang terangkum dalam tagar BoikotJosua maupun TangkapGeDANJoshua turut merujuk kepada komika Ge Pamungkas yang juga mengkritik kecenderungan warga Indonesia yang menerapkan standar ganda dengan melihat agama atau ras seseorang. Namun FUIB tidak berencana melaporkan Ge Pamungkas ke pihak kepolisian. Joshua Suherman dan Ge Pamungkas juga tidak tinggal diam, bersama dengan komika lain dari Majelis Lucu Indonesia mendatangi LBH GP Ansor hari Senin 08!01/18 untuk meminta pandangan Ansor terkait materi lawakan mereka serta ancaman persekusi yang mereka terima. "Yang kami sayangkan, kenapa beberapa orang atau kelompok di media sosial itu sedang mengancam mereka Joshua dan Ge. Mereka merasa dapat ancaman, makian, tuduhan-tuduhan, terutama Joshua yang beragama Kristen. Bahkan ada SMS yang mengancam," ungkap Achmad Budi Prayoga selaku Direktur Advokasi dan Litigasi LBH GP Ansor seperti dikutip dari kumparan. Lelucon Alternatif Kritik Sosial Kritik sosial dalam balutan lelucon sebenarnya hal yang lumrah dan sangat populer di Amerika Serikat, maupun negara-negara di Eropa seperti Inggris dan Jerman. Tak tanggung-tanggung kritik pedas yang dilontarkan para komika di Amerika Serikat lewat program populer late-night comedy kepada Presiden Donald Trump sejak ia berkuasa. Di Jerman, pemerintah di bawah pimpinan Angela Markel bahkan sempat bersitegang dengan Turki, karena komika Anthony Thai dalam The Harvard Crimson menuliskan bahwa peran lelucon satire dalam bentuk stand-up comedy penting dan menguntungkan publik karena menyediakan alternatif informasi yang menantang pandangan publik terkait isu di sekitarnya. Warga Indonesia juga sebenarnya bukan masyarakat yang anti dengan humor. Terbukti dari populernya meme yang mengkritik kebijakan pemerintah maupun kondisi sosial, misalnya saja ketika banjir ceritanya menjadi berbeda, ketika menyangkut isu sensitif seperti agama. Figur Karton PM Thailand Jawab Pertanyaan WartawanTo view this video please enable JavaScript, and consider upgrading to a web browser that supports HTML5 video ts/vlz antara news, kumparan, TheresiaEbenna Ezeria alias penyanyi Tere pindah agama dari Kristen menjadi Islam. Tere sendiri saat ini lebih banyak bergerak di dunia dakwah. Mantan penyanyi cilik Joshua Suherman memuji sikap Ruben Onsu yang mampu tetap tenang meskipun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari kru televisi saat siaran langsung. July, 12 2022.
Belakangan, lini massa media sosial selalu dikaitkan dengan hal-hal yang sudah menjadi ihwal perdebatan selama berabad-abad, yakni masalah agama. Di Indonesia, beberapa tahun ini diramaikan dengan permasalahan penistaan agama yang dilakukan oleh Mantan Gubernir DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, yang menghebohkan tanah air. Dan, baru-baru ini menimpa komika sebutan bagi penggiat stand up comedy yang lagi-lagi, dianggap menista agama Islam. Komika itu adalah Joshua Suherman, yang saaat kecil mengobok-ngobok air penuh ikan, dan sekarang diobok-obok realita hidup. Saat saya kecil, bersama teman-teman sepermainan yang berbeda agama, kami masih bisa saling mengolok-ngolok agama masing-masing individu tanpa ada yang tersinggung. Misalnya, mengejek ritual ibadah yang aneh dari agama yang teman saya anut, tanpa ada yang melaporkannya ke pihak berwajib. Lagipula, konteks kami adalah bercanda saja, tanpa ada yang tersinggung, dan semuanya menerimanya, karena kami sadar, pertemanan kami tidak dibatasi oleh hal-hal substansional macam agama. Kami tetap saling tegur dan sapa ketika hari raya masing-masing agama tiba, dan saling bertukar makanan dan cindera mata saat hari besar itu tiba, kok. Beberapa tahun ini, saya cukup sering menonton video stand up comedy di media sosial, seperti Pandji Pragiwaksono, Raditya Dika dan Ernest Prakarsa. Stand up comedy, atau lawakan tunggal, menurut saya sendiri adalah jenis lawakan yang memerlukan intelektualitas tinggi, baik dari praktisinya, maupun penontonnya, karena sulit merepresentasikan sebuah pesan menjadi sebuah lawakan yang tidak hanya lucu, namun memberikan edukasi. Melihat sisi lain dari sebuah peristiwa, yang dikemas menjadi sebuah lawakan. Tidak heran, penikmat stand up comedy didominasi manusia-manusia yang berpikiran terbuka, yang tidak mudah tersinggung akan pesan yang disampaikan komika. Dan, menurut saya sendiri, tidak ada komika yang menertawakan agama, termasuk Joushua Suherman. Mereka membahas manusia dan perilakunya atas nama agama. Manusia adalah objeknya, dan manusianya yang tersinggung. Lucu rasanya, menuntut boikot produk Yahudi dan Amerika Serikat, namun dilakukan di lini massa media sosial yang jelas-jelas dimiliki oleh orang Amerika berdarah Yahudi. Lagipula, sebagian besar produk yang kita gunakan adalah produk mereka. Memang kita bisa hidup tanpa produk mereka? Relistis! Lalu, Menolak aksi yang dilakukan oleh kaum LGBT, di media sosial yang jelas-jelas mendukung LGBT tersebut. Saya sendiri tidak mendukung aksi LGBT, tapi, cukup malu untuk tidak menghakimi mereka, terlebih di media sosial yang jelas-jelas mendukung LGBT. Lagipula, saya bukanlah seorang Nabi yang berhak untuk menyiarkan dakwah pada mereka. Sebuah standar ganda terjadi di sini. Sebuah pesan berantai di media sosial berkata bahwa kita harus rajin beribadah agar dapat melakukan pesta seks dengan bidadari di surga sesuai yang Tuhan janjikan. Tidakkah itu menista kaum wanita, seperti yang diteriakkan kaum feminis? Ini adalah standar ganda, dimana, pesta seks di surga tidak termasuk penistaan. Menutlis ayat Kitab Suci Al-Qur'an yang tidak karuan di media sosial tidak termasuk penistaan. Korupsi memakai istilah Kitab Suci Al-Quran tidak termasuk penistaan. Asal, pelakunya bukan kafir. Dan, menurut budayawan Sudjiwo Tedjo pun, membakar ayat suci sekalipun, bukanlah sebuah bentuk penistaan, tapi khawatir besok engkau tidak bisa makan, adalah penghinaan terbesar pada Tuhan, karena meragukan kasih-Nya! Di Indonesia, ada satu hal yang tidak bisa dilawan dengan cara apapun, yaitu “mayoritas”. Suara mayoritas adalah segalanya. Dan mereka yang “mayoritas” ini adalah mereka yang dimabukkan oleh agama, dan begitu saja menelan mentah-mentah apa yang dikatakan oleh para pemuka agama, yang tentu saja belum jelas taraf keilmuannya, namun sudah menghakimi segala hal, dan mencapnya dengan sebutan bid’ah, haram maupun kafir. Contohnya, mengharamkan ucapan selamat natal, boleh saja, namun jangan dijadikan postingan publik di ranah media sosial maupun dengan spanduk di tempat umum, cukup di ranah pribadi saja atau di grup rekan seagama. Tidakkah kita bisa menjaga perdamaian negeri ini yang dicita-citakan Our Founding Father, Ir. Soekarno? Bahkan, apakah tidak ada niatan untuk melaporkan hal di bawah ini, sebuah website besutan organisasi agama Islam terbesar di Indonesia, yang merupakan tindakan penistaan agama, jika menilik kasus Joshua Suherman yang dianggap menistakan agama Islam? Isinya cukup menista agama dimana menyebutkan bahwa kita sebagai umat Muslim sangat jauh dari Tuhan karena memanggil Tuhan saja harus menggunakan toa, atau pengeras suara. Sebuah standar ganda karena dilakukan oleh orang-orang seagama? Kita tentu sering melihat, bagaimana jokes tentang Yesus di film-film Hollywood, yang dilakukan oleh para aktor dan aktrisnya entah itu dalam genre film reliji atau film komedi sekalipun yang terang-terangan mengejek Yesus, dari mulai penampilan-Nya hingga ayat-ayat suci-Nya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Namun pernahkah kita melihat Umat Kristiani yang protes berlebihan seperti di Indonesia? Intinya, dikit-dikit persekusi, mungkin Anda terlalu banyak waktu luang. Singkatnya, jika Anda masih memiliki waktu untuk mengurusi kehidupan orang lain, mungkin Anda masih memiliki banyak waktu luang. Carilah pekerjaan dan kehidupan kawan! Cukuplah menyuarakan ketidaksetujuan kita, berhenti sampai disitu. Yang diprotes juga saya pikir sudah cukup sadar, kok.. Lagipula, protesnya sampai viral di media sosial, mereka pasti melihat dan mendengarnya karena mereka telah menjadi pusat perhatian. Saya ingat, beberapa dosen dan guru saya pernah berkata bahwa memaafkan itu jauh lebih baik. Ingat, tugas dari umat Islam masih sangat banyak. Menjaga kebersihan yang notabene adalah sebagian dari iman saja belum becus, masih kalah dengan negara atheis dan sekuler, yang tidak beragama, namun sangat menjaga nilai-nilai kebersihan dan kedisiplinan yang merupakan sebagian dari iman. Hayo, jadi, taraf keimanannya lebih baik siapa? Lagipula, dikit-dikit tersinggung, apa kurang piknik? Terakhir, semoga tulisan ini dapat menjadi renungan bagi kita semua. Dan, Joushua, selamat diobok-obok realita ya, semoga Anda tabah dan kuat dalam menghadapi ini semua. Termakasih telah mengisi masa anak-anak kami dengan penuh, dibandingkan masa anak-anak generasi sekarang yang diisi oleh propaganda politik dan agama.
.
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/293
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/469
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/128
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/161
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/315
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/265
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/26
  • 0xfg8s60m9.pages.dev/465
  • joshua suherman pindah agama